Tiga Proyek di Murung Raya Disorot, Dugaan Korupsi dan Lambannya Penanganan Perkara Dipertanyakan

- Penulis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MURUNG RAYA,DAYAK NUSANTARA.COM Penanganan dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan sejumlah proyek pemerintah di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, kembali dipertanyakan. Tiga kegiatan yang menjadi sorotan yakni proyek Bundaran Perdi M. Yusep, Taman Sapan, dan proyek pada Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya yang dilaksanakan pada rentang anggaran tahun 2021–2023.

Sorotan tersebut mencuat setelah aktivis dari Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Badan Penelitian Aset Negara melakukan penelusuran serta pemantauan terhadap pelaksanaan dan proses penanganan perkara tersebut, Selasa/11/Agustus/2026.

Menurut keterangan aktivis kepada awak media, hasil pemantauan di lapangan menemukan sejumlah pekerjaan yang diduga tidak sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi teknis sebagaimana seharusnya.
“Dari hasil penelusuran dan pemeriksaan fisik di lapangan, kami melihat adanya dugaan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi. Pengawasan terhadap pelaksanaan proyek juga menjadi pertanyaan, baik dari konsultan pengawas maupun pihak dinas terkait,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nilai Barang Bukti Capai Rp14,67 Miliar
Persoalan semakin menjadi perhatian karena dalam proses penanganannya, Kejaksaan Negeri Murung Raya disebut telah melakukan penyerahan sebagian barang bukti dengan nilai mencapai Rp14.676.020.344,57.
Penyerahan tersebut sebelumnya disampaikan melalui konferensi pers yang dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Murung Raya pada saat itu.

Namun, setelah adanya penyerahan barang bukti tersebut, perkembangan perkara hingga kini dipertanyakan. Aktivis tersebut mengaku belum mengetahui adanya tersangka yang ditetapkan dalam perkara yang berkaitan dengan tiga proyek tersebut.
“Kami mempertanyakan, kalau memang sudah ada barang bukti dengan nilai yang sangat besar, mengapa sampai sekarang belum terlihat adanya penetapan tersangka? Masyarakat berhak mendapatkan informasi mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya tidak bermaksud menghakimi pihak tertentu. Namun, menurutnya, aparat penegak hukum perlu memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Dugaan Proyek Dikerjakan Tidak Sesuai Spesifikasi
Lebih lanjut, aktivis tersebut menduga permasalahan proyek berawal dari lemahnya perencanaan dan pengawasan sehingga pelaksanaan pekerjaan di lapangan diduga tidak maksimal.

Baca Juga:  Gerdayak Indonesia Rayakan HUT ke-16, Gubernur Kalteng Tekankan Persatuan dan Perlindungan UMKM

Ia menilai pengawasan merupakan bagian penting dalam memastikan pekerjaan yang menggunakan uang negara benar-benar sesuai kontrak, spesifikasi teknis, volume pekerjaan, serta ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.
“Kalau pengawasan berjalan maksimal, setiap pekerjaan yang tidak sesuai kontrak semestinya dapat segera diketahui dan diperbaiki. Karena itu kami meminta persoalan ini ditangani secara serius dan transparan,” katanya.

Terkait dugaan adanya pihak tertentu yang memiliki pengaruh kuat di Kabupaten Murung Raya, aktivis tersebut menyampaikan hal itu sebagai dugaan yang menurutnya perlu dibuktikan melalui proses hukum.
“Jangan sampai masyarakat beranggapan hukum hanya tajam kepada masyarakat kecil. Siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi harus diproses sesuai hukum,” tegasnya.

Kejaksaan dan Dinas PUPR Belum Berhasil Dikonfirmasi
Untuk memperoleh informasi yang berimbang, awak DAYAK NUSANTARA.COM berupaya menemui Kepala Kejaksaan Negeri Murung Raya guna meminta penjelasan mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut.

Namun, saat awak media mendatangi kantor kejaksaan, Kepala Kejaksaan Negeri Murung Raya tidak berada di tempat.
Upaya konfirmasi kemudian dilakukan kepada Kepala Dinas PUPR Kabupaten Murung Raya untuk meminta penjelasan terkait pelaksanaan, pengawasan, dan dugaan ketidaksesuaian pekerjaan pada proyek yang dipersoalkan. Namun, pihak yang bersangkutan juga belum berhasil ditemui.

Hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Kejaksaan Negeri Murung Raya maupun Dinas PUPR Kabupaten Murung Raya mengenai perkembangan perkara tersebut.

DAYAK NUSANTARA.COM menegaskan bahwa seluruh dugaan dalam pemberitaan ini masih memerlukan pembuktian melalui proses hukum. Pemberitaan ini tidak dimaksudkan untuk menyatakan seseorang atau pihak tertentu bersalah sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebut atau berkaitan dengan pemberitaan ini.

(HG/Tim Investigasi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel dayaknusantara.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis BAN Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Bundaran M. Yoseph ke Kejati Kalteng, Nilai Kontrak Disebut Capai Rp36 Miliar Lebih
Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Kuala Kurun–Palangka Raya Jadi Sorotan Warga
Jalan Rusak Kuala Kurun–Palangka Raya Dikeluhkan Pengguna Jalan, Proyek Bernilai Ratusan Miliar Dipertanyakan
Bundaran Perdi Diduga Gagal Perencanaan dan Terbengkalai, Sejumlah Proyek di Murung Raya Jadi Sorotan
KPK OTT Bupati Muara Enim, Bukti Korupsi Masih Menggurita di Lingkar Kekuasaan
BAP dan Dakwaan Dicabut, Kuasa Hukum Nilai Keterangan Terdakwa Menjadi Pertimbangan Penting Majelis Hakim
Gerdayak Indonesia Rayakan HUT ke-16, Gubernur Kalteng Tekankan Persatuan dan Perlindungan UMKM
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:11 WIB

Aktivis BAN Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Bundaran M. Yoseph ke Kejati Kalteng, Nilai Kontrak Disebut Capai Rp36 Miliar Lebih

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:03 WIB

Tiga Proyek di Murung Raya Disorot, Dugaan Korupsi dan Lambannya Penanganan Perkara Dipertanyakan

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:35 WIB

Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Kuala Kurun–Palangka Raya Jadi Sorotan Warga

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:46 WIB

Jalan Rusak Kuala Kurun–Palangka Raya Dikeluhkan Pengguna Jalan, Proyek Bernilai Ratusan Miliar Dipertanyakan

Rabu, 10 Juni 2026 - 04:24 WIB

Bundaran Perdi Diduga Gagal Perencanaan dan Terbengkalai, Sejumlah Proyek di Murung Raya Jadi Sorotan

Berita Terbaru